Fery Kombong: Pemukulan Terhadap Murid Tidak Dibenarkan
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,TANJUNG
REDEB-
Kasus pemukulan yang terjadi di SDN 01 Tubaan, Kecamatan Tabalar, mendapat
perhatian kalangan DPRD Berau.
Ketua Komisi I DPRD Berau, Fery Kombong
menyatakan meski belum diketahui lansung penyebab sebenarnya, yang membuat aksi
pemukulan terjadi. Namun ditegaskannya, apapun alasannya aksi pemukulan
dihadapan anak murid tidak boleh dilakukan.
“Yang namanya pemukulan itu tidak bisa dibenarkan. Apalagi itu terjadi ketika guru yang dipukul sedang mengajar dihadapan anak murid-muridnya. Itu sangat tidak etis dari segi etika. Apalagi yang memukul juga seorang tenaga pendidik,” katanya.
Dirinya juga meminta kepada Dinas Pendidikan
Berau untuk bertindak cepat, agar persoalan yang terjadi di SDN 01 Tubaan di
Kecamatan Tabalar, dapat benar-benar terselesaikan. Serta penyebab terjadinya
pemukulan tersebut dapat diketahui.
Apalagi kata Fery, yang namanya pemukulan
sudah masuk ke dalam ranahnya hukum. Bahkan, pihaknya akan mencoba memanggil
pihak Dinas Pendidikan Berau, terkait masalah tersebut.
“Saya baru tahu juga soal ini. Nanti kami
akan panggil dinas pendidikan untuk klarifikasi mengenai hal ini, sudah sejauh
mana kasusnya itu diselesaikan,” katanya.
Sementara Fery Kombong juga mendukung
mengenai keinginan korban yang ingin mencari keadilan atas kasus yang
dialaminya. Dirinya juga mendesak Dinas Pendidikan Berau untuk segera
menyelesaikan persoalan tersebut.
“Itu tugas Dinas Pendidikan, kami ingin itu
segera diselesaikan secepatnya,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Tabalar Iptu Sukidin
mengatakan, sebenarnya baik pelaku pemukulan maupun korban pemukulan sudah
didamaikan oleh kepala sekolah. Akan tetapi, sepertinya persoalan tersebut
belum benar-benar selesai.
Pihaknya juga akan memanggil keduanya untuk
memperoleh keterangan serta kronologis mengapa insiden pemukulan tersebut bisa
sampai terjadi.
“Rencananya malam ini (kemarin) keduanya akan
kami panggil untuk dimintai keterangan,” pungkasnya.(sep)